Wednesday, August 21, 2013

jalinan yang menyempurnakan

Assalammualaikum...

sedang mesir bergolak...
sedang islam ditolak2...
aku pon jadi tak daya menahan hiba.

sebelum adanya sumber teknologi maya.. blogging.
twitter dan sebagainya..
bicara hati kita usai solat.
bersama Allah.
bukan pada update2 di tempat ini.

*usai solat...kita berwitir.. panjang..berwirid... dan dipanjangkan doanya... bukan hanya melingkupi keluarga sanak saudara malah seantero dunia.

dalam arena segalanya dihujung jari,
nilai sabar juga bagai letakkan di hujung sekali.ketaksuban menklik share dan like menjadi satu lagi sumber utama di setiap saat untuk malaikat mencatit amal manusia ini.
sabar tidak hanya dicanang orang "bagai memeluk tubuh sendiri"(tidak mlakukan apa2)
malah kelambatan respon ummah seolah menambahkan lagi satu "hukuman baru" mengadili satu manusia(muslim) ke atas muslim yg lain.

apakah tidak cukup AlQuran yang ditatap setiap hati.
apakah tida sendu dalam ikrar (doa iftitah) setiap solat 5waktu silih berganti.
apakah tiada kelengkapan canggih selain ghaib dan kuasa Allah janji.

aku jadi geram.
perkongsian yg berteraskan ilmiah semata-mata tak cukup membantu para intelek kita.
generasi akan datang memerlukan jalinan teladan yang menyempurnakan.

"wahai tuhan, janjimu benar.
jadikan aku dan ummah ini golongan segelintir di zaman ini yg memasuki ke jannahmu. berikan mereka hidayah dan petunjuk.."

jalinan teladan.iya..
dalam sibuk amal makruf, nahi mungkar.ummah kita lebih suka nahi mungkar(cegah kemungkaran) sedang amal makruf(beramal dgn kebaikan) itu yg datang first dalam ayat berkenaan.
kau mengakui dgn pepatah "bersusah2 dahulu, bersenang kemudian"
namun dalam masa yg sama kau hanya menyenangkan /melengahkan urusanmu.
lebih membinasakan kau jua mula menerbitkan waham(keliru) di hati umat lain.
kau mengucap syahadah...
"tiada tuhan selain Allah, Muhammad itu pesuruh Allah"...
bagai terleka menjamin kemuliaan Muhammad s.a.w, sedang kecintaan terhadap Allah kau abaikan pula.

manusia = akal + strategi

takkira manusia yang positif atau negatif. akal mereka ini juga menjamin strategi mencenderungkan tingkah positif dan negatif. sesungguhnya ambillah yg hak.. jauhi yg haram.jauhi juga yang syubhah.
kembalikan hak generasi yang berhak tahu apa itu yang jelas dan yg batil.
hak kau juga tidak menzalimi dirimu sendiri atas tindakan ini.

-audit-
apakah kau ingat menolak haram sudah mencukupi kalian.
sedang hukum pada syubhah yg selama ini kau sumbatkan dalam perotmu dan ank isterimu tidak kau cegahkan.kemaskini lah urusanmu.
takcukup haram hanya pada makanan yg masuk ke perutmu. apakah membaca dan menulis waimah hanya lukisan picisan tidak termasuk dalam dirimu walau sedikit??

"maka nikmat mana Tuhanmu yg kau dustakan"

kita hanya jalinan..huraian hanya mencerai kan.
penjelasan hanya memadamkan.rahsia tuhan tak cukup nak dikalamkan.

serius.strategi jihad kita belom lumpuh..
metapora kita nampak kendur.sekendur iman kita. waham (keliru) yg kita bina adalah atas dasar mengambil tauladan terhadap perkara yg sememangnya buruk.lebih digerunkan ia kan menjerumus satu lagi cabang bersirat menghalangi ummah akan datang. aku sayang kan kau.kau sahabat..dan aku sayangkan generasi ku.. generasi islamku yang kasihan... kasihan kerna lambakkan sumber kalam "tidak jelas" kupasan.
ini adalah jihad ku.

shared knowledge management in islamic view.Tuhan, mudah-mudah aku sempat mendidik kalam tentang mu.Janjimu pasti maka pastikan janjiku ini.Amin

terimakasih atas pembacaan.
moga mungkin ini, membebankan imbangan pahala di akhiratku.
moga ia juga dilanjutkan pengawasan agar terbela generasi ku.

Wassalam.

No comments:

Post a Comment

(66;) : " singgah bersila, senyum terukir,
follow la kita, komen secangkir..."

(66D) : "berbalas komen berpimpin tangan,
mekasih lah sudi di sini kita berhubungan...;"